NOT SO-HIATUS


currently in a complicated situation where i’m supposed to be on Hiatus but i’m not


 

Advertisements

[UPDATE] BACK

hey. i’m just letting my few followers know that i am back. not completely back but yeah. so the national exam or UN is getting closer and my schedule is actually getting emptier since the student are told to have some relaxation before the exam. and yeah, i am finally able to actually update this blog. and i still feel so so so sooooo sorry about the request incident last time. seriously, i will try my best not to let it happen again, seriously.

oh, and i also updated my blog layout because i think i’m getting a little bored with my previous blog layout so after minutes of journey through wordpress’ theme gallery, i finally came up with this one yay!

well, that’s pretty much all i want to say. i will open the request page as soon as i can. maybe after the exam.

[TIPS] Blog Layout

karena beberapa readers yang pernah meminta saran untuk tampilan blog, lahirlah post ini~ ok, saya bukan tipe orang yang pandai basa basi jadi langsung saja ^^

ini tips untuk memiliki tampilan blog seperti saya, tidak terlalu ramai, simple dan tampilan cenderung didominasi dengan warna yang tidak terlalu mencolok (putih, abu-abu, hitam, atau warna lainnya yang tidak terlalu cerah)

Continue reading

[Ficlet] Blindfold

a first ficlet fanfiction by Dii.

.

Starring Jessica Jung, Kim Jongin.

AU, Angst, Hurt, Sad

PG 13

.

note

annyeong ^^ seperti yang tertulis diatas, ini fanfic ficlet pretama yang pernah aku buat. kenapa aku milih ficlet? karena kalau aku bikin oneshot atau chaptered, itu kepanjangan buat aku dan aku takut ff ku bakal berakhir sebelum waktunya (dibatalkan) kaya ff ku yang dulu hehehe ^^’ mian kalau banyak typo dan sebagainya. oh dan mian juga karena bahasa yang aku gunakan belum bagus seperti author lainnya, aku masih pemula kekeke. enjoy♥~

.

Jessica menundukan kepalanya saat air matanya sudah tidak tertampung lagi. Air mata gadis itu seakan tidak asing lai bagi orang orang disekitarnya. Orang mungkin menganggapnya cengeng karena sangat sering menangis untuk hal hal sepele, tapi tidak.

Alasan ia menangis adalah karena mereka tidak mempedulikannya. Karena orang yang ia cintai selalu meninggalkannya, keluarganya pergi entah kemana dan meninggalkannya ditengah sebuah keluarga kecil yang mengangkatnya sebagai anak. Ia menangis karena disaat ia membutuhkan seseorang yang begitu penting baginya, orang itu pergi tanpa sedikitpun pesan.

Bukan, ia bukannya ingin terdengar begitu menyedihkan supaya orang orang mempedulikannya. Tapi semua itu memang kenyataan. Mungkin terdengar diada ada, tetapi gadis itu memang memiliki hidup yang tidak diinginkan oleh siapa pun.

Jessica meremas jas sekolahnya mencoba menahan tangisnya, tapi sial, tangisnya malah semakin menjadi jadi. ia memeluk kedua lututnya di pojok sebuah atap gedung. Isakannya seakan terdengar sangat kencang karena tempat itu kosong. Hanya ada Jessica dan tangisannya.

“Jongin…”

Bisik gadis itu pelan berharap orang itu mendengarnya. Walaupun hal itu sangat mustahil mengingat dirinya yang sedang berada di sebuah atap gedung dan orang itu, Jongin berada entah dimana.

“…you said you’ll always be there”

Bisik gadis itu lagi. Ia membenamkan wajahnya bersama kedua lututnya. Isakan gadis itu terdengar semakin menjadi.

“I… I should have known”

Kini gadis itu, Jessica mendongakan kepalanya dan beranjak berdiri, seakan ia berjanji pada dirinya sendiri bahwa ia tidak akan lagi menangisi hidupnya. Ia meraih tas nya dan mengambil sebuah kain. Jessica menatap kain itu sejenak kemudian memejamkan kedua matanya menahan tangisnya yang bisa meledak kapan saja.

Gadis itu berbalik dan berjalan menuju salah satu tepi atap gedung tersebut. Perlahan ia mengikatkan kain tadi menutupi matanya. Tepat sebelum ia menutup matanya, seseorang memanggilnya.

“Jess! Jangan lakukan ini. Aku mohon!”

Ucap seseorang dibelakangnya dengan sedikit terengah engah. Jessica dapat mendengar dengan jelas suara nafas lelaki dibelakangnya yang terdengar sangat kelelahan.

“biarkan aku menjelaskan semuanya. Aku mohon jangan seperti ini Jessica!”

Ingin sekali Jessica memutar tubuhnya dan berlari untuk memeluk lelaki itu. Tetapi entah kenapa tangannya terus bergerak mengikat kain tersebut untuk menutupi matanya.

“selamat tinggal, Jongin” bisik gadis itu tepat sebelum ia menjatuhkan dirinya dari atap gedung 15 lantai tersebut.

Lelaki tadi, Kim Jongin hanya terdiam melihat sosok yang sangat ia cintai itu menghilang dari pandangannya. Setetes air mata membasahi wajahnya tepat sebelum ia berteriak. Ia berlutut sambil mengacak acak rambutnya.

“KIM JONGIN BODOH!” teriaknya menyesali semua perbuatannya akhir akhir ini. Menyesali saat ia meninggalkan Jessica untuk sebuah perlombaan tanpa memberitahunya. Kenapa ia tidak memikirkan bagaimana perasaan Jessica saat ditinggal sendirian dengan orang orang yang selalu mencemooh nya dan membencinya tanpa alasan yang masuk akal.

Jongin merutuki dirinya sendiri karena semua yang telah ia pebuat itu. Dan ia merutuki dirinya karena baru menyadari perasaannya terhadap Jessica setelah bertahun tahun. Menyesali mengapa ia tidak mau mengaku bahwa ia mencintai gadis itu sejak dulu, karena ego nya.

Dan sekarang saat ia baru saja akan menyatakan perasaannya pada ‘sahabatnya’ itu, orang itu memutusan untuk meninggalkannya. Berbeda dengan Jongin yang meninggalkannya untuk sementara, tetapi Jessica pergi meninggalkannya untuk selamanya. Jongin bahkan belum sempat meminta maaf padanya. dan Ia tidak akan pernah memaafkan dirinya sendiri karena hal ini.

END.

.

©2013 Dii.

EXOShiDae Fanfiction

blindfold

Blindfold

a first ficlet fanfiction by Dii.

Blog | Tumblr | Twitter

.

Starring Jessica Jung, Kim Jongin.

AU, Angst, Hurt, Sad

PG 13

.

note

annyeong ^^ seperti yang tertulis diatas, ini fanfic ficlet pretama yang pernah aku buat. kenapa aku milih ficlet? karena kalau aku bikin oneshot atau chaptered, itu kepanjangan buat aku dan aku takut ff ku bakal berakhir sebelum waktunya (dibatalkan) kaya ff ku yang dulu hehehe ^^’ mian kalau banyak typo dan sebagainya. oh dan mian juga karena bahasa yang aku gunakan belum bagus seperti author lainnya, aku masih pemula kekeke. enjoy♥~

.

Jessica menundukan kepalanya saat air matanya sudah tidak tertampung lagi. Air mata gadis itu seakan tidak asing lai bagi orang orang disekitarnya. Orang mungkin menganggapnya cengeng karena sangat sering menangis untuk hal hal sepele, tapi tidak.

Alasan ia menangis adalah karena mereka tidak mempedulikannya. Karena orang yang ia cintai selalu meninggalkannya, keluarganya…

View original post 471 more words